Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Minggu, 07 Juni 2015

Menyajikan dan Menganalisis Perkembangan Penyakit Tumbuhan dengan Menggunakan Kurva

Menyajikan dan Menganalisis Perkembangan Penyakit Tumbuhan dengan Menggunakan Kurva

Pada tulisan-tulisan sebelumnya, saya sudah menyampaikan bahwa yang menjadi fokus kajian dalam epidemiologi penyakit tumbuhan adalah perubahan. Saya juga sudah menguraikan bahwa penyakit dapat diukur dengan menggunakan ukuran intensitas penyakit yang, bergantung pada karakteristik penyakit yang diukur, dapat digunakan ukuran kejadian atau keparahan penyakit. Dalam kaitan dengan pengukuran penyakit tersebut, fokus perubahan yang menjadi fokus dalam mempelajari epidemiologi penyakit tumbuhan adalah perubahan kejadian atau keparahan penyakit dari satu waktu tertentu ke waktu berikutnya dan dari satu tempat tertentu ke tempat lainnya. Berkaitan dengan itu, pada tulisan ini saya akan menguraikan cara untuk menyajikan dan menganalisis perkembangan penyakit, khususnya perubahan dalam kaitan dengan waktu. Untuk memulai, saya akan menjelaskan terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan perubahan.


Kata 'perubahan' merupakan kata yang sangat umum digunakan, khususnya menjelang pemilihan umum karena partai dan kandidat biasanya mengusung kata tersebut sebagai jargon kampanye. Meskipun demikian, kata ini dimaknai seakan-akan sebagai perkembangan menuju ke arah yang lebih baik. Padahal, perubahan dapat berarti menuju ke arah yang lebih baik dan juga sebaliknya, ke arah yang lebih buruk. Perubahan dapat bermakna meningkat menjadi lebih banyak atau menurun menjadi lebih sedikit, menjadi lebih cepat atau menjadi lebih lambat. Dalam epidemiologi penyakit tumbuhan, perubahan penyakit tumbuhan dapat berarti kejadian atau keparahan penyakit meningkat atau menurun, juga dapat berarti penyakit berkembang lebih cepat atau lebih lambat. Kedua hal ini sebenarnya saling berkaitan, tetapi yang menjadi fokus tulisan tulisan ini adalah perubahan kejadian atau keparahan penyakit menjadi meningkat atau menurun. Perubahan perkembangan penyakit menjadi lebih cepat atau lebih lambat akan saya uraikan pada tulisan berikutnya.

Untuk mengetahui apakah kejadian atau keparahan penyakit meningkat atau menurun, perlu dilakukan pengamatan penyakit beberapa kali. Sejak kapan dan seberapa sering pengamatan harus dilakukan, bergantung terutama pada karakteristik tumbuhan inang, jenis penyakit, dan tujuan pengamatan. Berkaitan dengan tumbuhan inang, pengamatan kejadian dan keparahan penyakit sebaiknya dikaitkan dengan fase pertumbuhan tertentu tumbuhan yang bersangkutan sebab jenis penyakit tertentu biasanya mulai menginfeksi pada fase tersebut. Seberapa sering pengamatan perlu dilakukan sangat bergantung pada karakteristik penyakit. Penyakit-penyakit yang berkembang sangat cepat perlu diamati setiap 2-3 hari, penyakit-penyakit yang berkembang lambat dapat diamati lebih jarang, misalnya setiap minggu. Tujuan pengamatan pada akhirnya juga menentukan sejak kapan dan seberapa sering pengamatan perlu dilakukan. Pengamatan kejadian dan keparahan penyakit yang datanya diperlukan untuk pemodelan perkembangan penyakit, yang akan saya uraikan pada tulisan berikutnya, perlu dilakukan sesering mungkin.

Untuk mengetahui apakah penyakit meningkat atau menurun, data perkembangan penyakit kemudian digunakan untuk membuat kurva perkembangan penyakit. Kurva perkembangan penyakit menyajikan kejadian atau keparahan penyakit dari waktu ke waktu dengan cara menggunakan data kejadian atau keparahan sebagai nilai sumbu Y terhadap waktu pengamatan yang digunakan sebagai sumbu X. Kurva perkembangan penyakit tersebut dapat dibuat dengan mudah menggunakan program aplikasi tabel lajur seperti Google Sheets atau menggunakan program aplikasi analisis statistika seperti R. Pada kurva perkembangan penyakit yang telah dibuat, akan tampak dengan sangat mudah, apakah kejadian atau keparahan penyakit meningkat atau menurun. Untuk mempelajari cara menggunakan Google Sheets untuk membuat kurva perkembangan penyakit, silahkan kerjakan Tugas 2 dan Praktikum 1. Contoh kurva perkembangan penyakit dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3
Gambar 4
Keempat kurva perkembangan penyakit di atas menunjukkan bahwa secara umum, penyakit cenderung terus meningkat, tetapi dengan pola yang berbeda. Pada Gambar 1, penyakit meningkat sejak awal, membentuk kurva perkembangan yang menunjukkan peningkatan terus menerus secara hampir membentuk garis lurus. Pada Gambar 2, penyakit mula-mula meningkat sedikit demi sedikit, tetapi kemudian meningkat sangat besar. Kemudian pada Gambar 3, penyakit mula-mula meningkat dalam jumlah besar, tetapi kemudian meningkat sedikit demi sedikit. Terakhir pada Gambar 4, penyakit mula-mula meningkat tajam, tetapi kemudian tiba-tiba terjadi peningkatan yang tidak terlalu drastis. Lalu apa yang bisa kita simpulkan dari keempat kurva tersebut? Pada kurva manakah sebenarnya pertambahan kejadian atau keparahan penyakit terjadi paling besar?

Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan menghitung luas di bawah kurva perkembangan penyakit (area under the disease progress curve) yang lazim disingkat menjadi LDBK atau AUDPC (dalam bahasa Inggris). Tentu saja, agar perbandingan bisa dilakukan, lama dan selang waktu pengamatan seharusnya sama. Keempat kurva perkembangan penyakit di atas (Gambar 1-Gambar 4) masing-masing mempunyai waktu awal dan selang waktu pengamatan yang berbeda-beda sehingga sebenarnya tidak dapat digunakan untuk melakukan perbandingan. Keempat kurva di atas saya sajikan sekedar untuk memberikan ilustrasi, bukan untuk melakukan perbandingan. Untuk tujuan melakukan perbandingan perkembangan penyakit yang sebenarnya, pengamatan perlu dimulai pada waktu yang bersamaan dan dengan selang waktu pengamatan yang juga sama dan kurva kemudian digambarkan pada satu bidang yang sama, sebagaimana dilakukan dalam membandingkan perkembangan penyakit hawar lambat pada empat kultivar kentang (Gambar 5).
Gambar 5
Lalu apa sebenarnya LDBK itu? LDBK sebenarnya merupakan integrasi perkembangan penyakit terhadap waktu terjadinya perkembangan. Bila kurva perkembangan mempunyai persamaan matematis, integrasi dapat dihitung dengan menggunakan teknik integral. Tetapi kurva perkembangan penyakit merupakan kurva hasil pengamatan, kurva empirik, sehingga penghitungan luas daerah di bawah kurva tidak dapat dilakukan dengan menggunakan teknik integral. Sebagai alternatif, perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan berturut-turut luas trapesium yang terbentuk pada setiap dua waktu pengamatan. Luas trapesium dapat dihitung dengan menjumlahkan garis sejajar, yaitu garis pada sumbu Y yang dibentuk oleh kejadian atau keparahan penyakit pada dua waktu pengamatan, dan kemudian mengalikan dengan tinggi, yaitu selisih waktu antara dua waktu pengamatan, dibagi dua. Silahkan perhatikan Gambar 5 di bawah ini.
Gambar 5
Dengan menggunakan Google Sheets, atau program aplikasi lainnya seperti Microsoft Excel, perhitungan dilakukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:
Hasilnya adalah besaran dengan satuan %*waktu, persentase sebagai satuan kejadian atau keparahan penyakit dan waktu dapat berupa hari, minggu, bulan, dst. Silahkan kerjakan Tugas 2 dan Praktikum 1 untuk mempelajari cara menghitung LDBK menggunakan Google Sheets.

 Mengapa harus menggunakan LDBK? Sebenarnya ada beberapa cara untuk menganalisis perkembangan penyakit. Di antara cara-cara yang ada tersebut, LDBK merupakan cara yang paling mudah. Cara lainnya, yaitu dengan menggunakan pemodelan melalui analisis regresi linier, akan saya jelaskan pada tulisan berikutnya. LDBK merupakan cara menganalisis perkembangan penyakit karena merupakan integrasi antara kejadian atau keparahan penyakit dengan waktu. Sebagaimana sudah saya jelaskan pada tulisan-tulisan sebelumnya, fokus kajian epidemiologi adalah perubahan penyakit seiring dengan perubahan waktu, selain juga perubahan dalam kaitan dengan ruang. LDBK merupakan cara untuk mengaitkan perubahan kejadian atau keparahan penyakit dengan perubahan waktu tersebut.


Praktikum, Tugas, dan Latihan dan Kuiz
Untuk mempelajari cara mengamati kejadian dan keparahan penyakit, silahkan laksanakan Kegiatan Praktikum 1 (tanggal tenggat pelaksanaan dan pemasukan laporan praktikum ditentukan oleh dosen pendamping praktikum, silahkan periksa jadwal yang diberikan). Untuk berlatih cara menghitung insidensi atau keparahan penyakit dengan menggunakan tabel lajur Google Sheet, silahkan kerjakan Tugas 1 (tenggat pemasukan tugas Senin, 2 Maret 2015). Untuk memastikan bahwa Anda telah memahami tulisan ini dengan baik, silahkan kerjakan Latihan dan Kuiz 3 (tenggat pemasukan jawaban latihan dan kuiz Jumat, 6 Maret 2015).



Silahkan geser ke bawah bilah geser di sebelah kanan lembar kuiz untuk menjawab seluruh pertanyaan kuiz. Jawaban pertanyaan kuiz akan diperiksa secara otomatis dengan menggunakan pengaya (addinFlubaroo. Silahkan periksa jawaban (setelah tautan diaktifkan) yang telah Anda masukkan dengan cara membandingkan dengan Kunci Jawaban. Jawaban yang masuk pada baris di sebelah bawah baris Kunci Jawaban akan diabaikan (nilainya tidak akan diperhitungkan).

Referensi Wajib
Mudita, I W., (2013). Membuat Kurva dan Menghitung LDBK untuk Menganalisis Perkembangan Penyakit Tumbuhan. Blog Epidemiologi Penyakit Tumbuhan (versi lama). Diakses dari: http://muditaept.blogspot.com/2013/11/membuat-kurva-dan-menghitung-ldbk-untuk.html

Selasa, 24 Februari 2015

Atasi penyakit Jantung Koroner

PENYAKIT JANTUNG
KORONER
...
Kadar kolesterol yang tinggi dalam
darah (Hiperkolesterolemia) merupakan
keadaan terjadinya peningkatan kadar LDL-
kolesterol (kolesterol jahat) dan / atau
trigliserida dalam darah yang dapat disertai
penurunan kadar HDL kolesterol (kolesterol
baik). Tingkat kolesterol yang tinggi
merupakan salah satu faktor penyebab
terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK).
LDL-kolesterol Bering disebut
kolesterol jahat. Hal ini disebabkan karena
bagian LDL yang teroksidasi oleh radikal
bebas membawa kolesterol dari hati dan
melepaskannya pada dinding pembuluh
darah, sehingga membentuk timbunan
kolesterol yang dinamakan ateroma.
Ateroma menyebabkan penyempitan dan
pengerasan pembuluh darah yang
dinamakan aterosklerosis.
Kelancaran pasokan darah segar
menuju organ yang terhambat
aterosklerosis dapat menyebabkan sel
organ menjadi tidak berfungsi, bahkan mati.
Akibat yang parah jika terjadi di bagian
pembuluh menuju jantung (arteri
koronaria), hal ini dapat memicu terjadinya
serangan jantung koroner.
Penyebab Peningkatan Kolesterol Darah
- Konsumsi makanan
◦ Daging berlemak
◦ Makanan cepat saji (Junk Food), Soft drinks
◦ Mentega/margarine/krim/santan
◦ Alkohol
◦ Konsumsi minyak berlebihan (melalui makanan
yang digoreng)
- Kurang aktifitas/olahraga
- Kegemukan/obesitas
- Konsumsi obat jenis diuretik, kortikosteroid
Penyebab Penyakit Jantung
- Peningkatan kadar kolesterol
- Darah Tinggi/Hipertensi
- Kegemukan
- Peningkatan kadar lemak darah
- Kurang aktivitas
- Keturunan
- Merokok
MANAJEMEN TERAPI NUTRISI
NASA
A. Natural Lecithin
Natural Lecithin, terbuat dari olahan
kacang kedelai, yang bermanfaat dalam
menghadapi hiperkolesterol dan penyakit
jantung koroner.
- Natural Lecithin mempunyai antioksidan.
Secara alami antioksidan merupakan senyawa
anti radikal bebas, sehingga dapat membantu
mencegah dan melindungi kolesterol dari
oksidasi radikal bebas yang merupakan
penyebab aterosklerosis dan penyakit jantung.
- Natural Lecithin mengandung cholin dan
inositol yang bersifat lipotropik, membantu
mengendalikan tingkat kekentalan lemak,
menjaga lemak tetap cair, melarutkan sel busa
( foam cell) yang menempel serta menyumbat
pembuluh darah yang menuju jantung
sehingga dapat bekerja secara normal.
- Dosis dan aturan pakai dapat dilihat pada
label produk.
B. NATURAL AMNE
Natural AMNE, merupakan food
suplement yang memiliki kandungan asam-
asam amino esensial dan nonessensial.
- Traptofan membantu fungsi metabolisme
lecithin sehingga lebih efektif dalam
mengurangi kadar kolesterol, membantu
mengurangi resiko penyakit jantung.
- Metionin membantu meningkatkan
kemampuan hati untuk memproduksi lecithin.
Jumlah lecithin yang optimal dapat
menurunkan kadar kolesterol dan mencegah
timbulnya penyakit jantung.
- Arginin membantu mencegah terjadinya
penumpukan lemak jenuh dan kolesterol
dalam pembuluh darah, sehingga menghindari
terjadinya oksidasi pada lemak dan kolesterol
yang menjadi penyebab aterosklerosis dan
penyakit jantung.
- Sistin berfungsi sebagai antioksidan. Secara
alami antioksidan merupakan senyawa anti
radikal bebas, sehingga dapat membantu
mencegah dan melindungi kolesterol dari
oksidasi radikal bebas yang menjadi penyebab
aterosklerosis dan penyakit jantung.
- Dosis dan aturan pakai dapat dilihat pada
label produk.
C. NATURAL CHLOROPHYLLIN
Natural Chlorophyllin diramu dari daun
Cawi yang diakui mengandung chlorophyll
acid dan mengandung zat gizi yang dapat
berguna bagi kesehatan manusia.
Natural Chlorophyllin memiliki
kandungan :
- Asam chlorophyll yang dapat membantu
melancarkan sirkulasi darah dengan
membersihkan pembuluh darah dari
penumpukan kolesterol sehingga darah dapat
mengalir dengan lancar.
- Asam chlorophyll berfungsi sebagai
antioksidan. Secara alami antioksidan
merupakan senyawa anti radikal bebas,
sehingga dapat membantu mencegah dan
melindungi kolesterol dari oksidasi radikal
bebas yang menjadi penyebab aterosklerosis
dan penyakit jantung.
- Serat larut Natural Chlorophyllin dalam
saluran pencernaan dapat membantu
mencegah penyerapan kolesterol oleh usus
secara berlebihan sehingga menjaga kadar
kolesterol dalam darah tetap normal.
- Dosis dan aturan pakai dapat dilihat pada
label produk.
D. SERBUK BERAS MERAH NATURAL
Serbuk Beras Merah Natural, terbuat dari
beras merah alami yang kaya akan
kandungan serat.
- Serbuk beras merah memiliki kandungan serat
yang sangat baik untuk membantu menjaga
kadar kolesterol tetap normal. Karena serat di
dalam saluran cerna fungsinya sangat baik
untuk mencegah penyerapan kolesterol ke
dalam darah secara berlebihan.
- Serbuk Beras Merah Natural (SBMN)
merupakan kombinasi makanan yang sangat
baik bagi penderita kadar kolesterol tinggi dan
Penyakit Jantung Koroner, karena juga
memiliki kandungan protein, lemak,
vitamin, dan mineral.
- Dosis dan aturan pakai dapat dilihat pada
label produk.
E. HU WHANG TEA
Hu Whang Tea, terbuat dari daun teh
pilihan dan rempah-rempah khusus yang
memiliki khasiat sangat baik dalam
membantu penyembuhan kolesterol dan
penyakit jantung koroner, yaitu:
- Kandungan Theobromin dapat membantu
menurunkan kadar kolesterol.
- Kandungan Flavonoid dan Katekin dapat
membantu menguatkan pembuluh darah serta
memiliki sifat antioksidan.
- Dosis dan aturan pakai dapat dilihat pada
label produk.
CATATAN
- Penggunaan produk kesehatan NASA yang
direkomendasikan untuk membantu proses
penyembuhan penyakit Kolesterol dan Jantung
Koroner.
1. Natural Lecithin (cair) atau NEO LCT / Soy
Lecithin (kapsul)
2. Natural AMNE
3. Natural Chlorophyllin
4. Serbuk Beras Merah Natural (SBMN)
5. Hu Wang Tea
Penggunaan pilihan produk secara lengkap
dapat lebih mengoptimalkan proses
penyembuhan penyakit.
- Hindari makanan berlemak jenuh :
Gorengan, daging berlemak, margarine, fast
food, dll.
- Gunakan susu rendah lemak/skim.
- Kurangi makanan sumber kolesterol :
Jerohan, otak, kuning telur, dll
- Konsumsi buah buahan dan sayur-sayuran
segar secara teratur.
- Biasakan memasak dengan menghindari
penggunaan minyak yang berlebihan
(menggoreng).
- Hindari rokok dan alkohol.
- Pertahankan aktivitas fisik/olahraga teratur.

Untuk konsultasi dan pemesanan  bisa hubungi via BBM 521AC82F atau via SMS/Telp/WA 081 226 930 575.

Kebiasaan Buruk yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Sewaktu Makan

Makan adalah sebuah waktu yang sangat penting sebab kondisi tubuh seseorang akan sangat bergantung pada apa yang ia makan. Hanya saja, seringkali, kita meremehkan kegiatan menyantap makan sehingga membuat kita terserang penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kebiasaan buruk kita sewaktu makan.
Tanpa disadari seringkali kita melakukan beberapa kegiatan buruk tersebut dan bahkan mungkin kegiatan tersebut sudah menjadi kebiasaan. Namun jika anda sudah mengetahui dampak dan sebabnya mengapa kebiasaan buruk tersebut tidak dianjurkan untuk dilakukan, mungkin anda akan mulai mengurangi perilaku tersebut agar kesehatan anda terjaga.

Nah, apa sajakah kebiasaan-kebiasaan tersebut? Kita simak berikut ini.

1. Makan di Jam yang Terlalu Larut
Menyantap makan besar atau sekedar ngemil banyak sekali dilakukan orang. Terutama bagi mereka yang memiliki jam malam karena beberapa alasan terntentu seperti misalkan karena pekerjaan atau memiliki kepentingan lain yang membuat mereka harus terjaga hingga larut malam. Terjaga hingga larut malam seringkali membuat kita akan merasa kelaparan, sehingga menyantap sembarang makanan termasuk dengan cemilan yang belum tentu bergizi. Namun tahukah anda makan terlalu larut akan membuat anda memiliki perut yang buncit dan kualitas tidur anda menurun karena organ pecernaan yang seharusnya beristirahat, malah digunakan untuk mencerna makanan yang anda konsumsi saat larut malam. Nah, oleh sebab itu sebaiknya atur jam makan malam anda yang bisa diseimbangkan dengan jam tidur anda.
2. Makan Sebagai Penghilang Stres
Mengkonsumsi makanan yang menjadi favorit kita tentu adalah hal yang menyenangkan. Hal tersebut terkadang membuat seseorang ketagihan dan kecanduan untuk makan demi rasa senang. Rasa senang yang dihasilkan ketika menyantap makanan favorit terkadang seringkali dijadikan sebagai penghilang rasa sakit atau bahkan penghilang penat sewaktu stres. Namun tahukah anda, sebenarnya hal ini tidaklah baik. Menyantap makanan dengan rasa yang senang juga dialami oleh para penderita obesitas dimana mereka merasakan rasa bahagia yang tak terkira dan akhirnya lupa akan masalah yang dirasakannya. Namun tentunya, tanpa adanya kendali dari makanan maka obesitaslah yang akan anda dapatkan.
3. Makan Dalam Jumlah Besar
Makan dalam jumlah besar adalah hal yang wajar, terutama oleh mereka yang makan sambil menonton Tv atau sedang mengobrol. Tetapi makan dalam jumlah besar dapat menyebabkan obesitas, sehingga perlu diketahui bahwa seharusnya anda makan dalam jumlah yang benar-benar anda butuhkan. Sementara itu, tips untuk dapat mengontrol jumlah makanan yang anda konsumsi adalah dengan membiasakan makan di meja makan.
4. Makan Terlalu Cepat
Makan dengan ritme yang terlalu terburu-buru tentu tidaklah baik untuk kesehatan dan dapat mengakibatkan gangguan pada perut. Ketika anda makan dengan terburu-buru, maka akan timbul penekanan udara yang begitu berlebihan sehingga berakibat pada perut yang kembung. Selain itu, mungkin anda juga tidak akan mengunyah dengan sempurna, hanya air liur yang menghancurkan makanan. Kebiasaan seperti ini tentunya akan membuat sistem pencernaan bekerja dengan sangat keras yang akhirnya bisa berujung pada gangguan pencernaan.
Nah, itulah dia beberapa kebiasaan buruk yang tidak sebaiknya anda lakukan sewaktu makan untuk menghindari keluhan dan gangguan kesehatan yang mungkin terjadi.


 

Senin, 23 Februari 2015

6 Cara Memasak Yang Sehat dan Tidak Merusak Gizi

cara memasak sehat tidak merusak giziCara kita mengolah makanan akan berpengaruh pada kandungan gizi dan kesehatan. Memasak dengan cara yang tepat dan sehat akan lebih menjaga kandungan gizi, dan memudahkan zat-zat penting dalam makanan diserap oleh tubuh kita. Sebaliknyacara memasak yang salah akan merusak gizi serta mengubah makanan sehat kaya nutrisi menjadi makanan yang kurang sehat.
Memasak makanan dengan suhu tinggi misalnya, akan merusak vitamin, folat dan potassium yang ada pada sayuran hingga 20 persen. Pada sisi lain ada beberapa jenis vitamin yang larut dengan air, jika kita memasak menggunakan air. Atau beberapa vitamin larut dengan minyak, jika kita memasak menggunakan minyak. Tentu saja hal ini sangat merugikan kita semua. Bagaimana cara memasak yang sehat dan tidak merusak kandungan gizi makanan ?
Cara memasak yang sehat berarti meminimalkan kerusakan ataupun hilangnya nutrisi yang ada pada makanan karena proses memasak. Setidaknya ada 6 cara memasak yang dianggap paling sehat dan meminimalkan kerusakan gizi makanan.
  1. Mengukus. Mengukus makanan akan membuat rasa maupun kandungan gizi makanan tetap terjaga. Bisa dikatakan segala jenis makanan dari sayuran sampai ikan bisa dimasak dengan cara dikukus.
  2. Merebus. Merebus makanan adalah cara memasak yang sederhana dan bisa dilakukan siapa saja dengan cepat. Kita hanya perlu menyediakan air secukupnya dan sedikit garam. Sayuran seperti brokoli, wortel, dan zucchini (sayuran mirip mentimun hijau) dianjurkan untuk dimasak dengan cara direbus. Agar vitamin dalam sayuran lebih terjaga usahakan waktu memasak singkat, suhu tidak terlalu tinggi dan air jangan terlalu banyak.
  3. Membakar. Yaitu cara memasak yang langsung memasukkan makanan ke dalam api atau panas. Membakar makanan cukup populer di masyarakat kita, misalnya untuk mematangkan daging atau sate.
  4. Memanggang. Ini adalah cara masak yang disukai untuk memperoleh rasa daging yang empuk dan segar. Namun beberapa penelitian melaporkan bahwa teknik memasak seperti memanggang dapat memicu resiko kanker payudara dan kanker pankreas.
  5. Menumis. Memasak dengan cara menumis hanya membutuhkan sedikit minyak. Sebagian besar bahan makanan bisa dimasak dengan cara ditumis. Salah satu yang banyak disuka dari cara masak ini adalah banyaknya variasi menu dan rasa dalam membuatnya.
  6. Menggunakan microwave. Cara masak adalah ini dengan memanfaatkan gelombang mikro. Memasak dengan microwavetermasuk salah satu cara memasak yang paling praktis, sehat dan hemat dalam jangka panjang.

Pola makan makanan mentah

Yang juga sedang populer di masyarakat adalah mengkonsumsi makanan mentah tanpa dimasak (raw food). Menurut mereka yang menjalaninya, memakan makanan mentah adalah cara makan yang paling sehat karena kandungan gizi dan nutrisi makanan tidak akan rusak atau hilang. Bangsa Jepang termasuk bangsa yang gemar mengkonsumsi makanan mentah.
Namun demikian, beberapa kalangan menyebutkan bahwa mengkonsumsi makanan mentah akan mengakibatkan tubuh kita tidak mendapatkan beberapa zat penting, seperti antioksidan pada wortel dan bayam, atau likopen pada tomat.

doa agar cepat hamil

Kehamilanmerupakan masa yang sangat dinanti-nanti oleh anda maka tak heran jika segala cara anda lakukan agar cepat memiliki momongan. Beberapa diantaranya dengan menggunakan terapikesuburan. Kesuburan memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan  kehamilan anda, baik kesuburan pria maupun wanita. Mungkin segala usaha yang anda lakukan memang sangat berpengaruh akan tetapi doa merupakan pelengkap usaha anda. Dengan anda mengetahui makna dari doa tersebut maka akan membuat anda tetap termotivasi dalam segala usaha yang anda lakukan untuk memperoleh keturunan.
Doa adalah permohonan untuk dapat mengerjakan/berusaha dengan izin allah agar dalam segala urusan menjadi lancar. Begitupula dengan doa cepat hamil, dimaksudkan agar tetap bersemangat dalam berusaha bagi anda yang baru menikah atau sudah menikah bertahun-tahun dalam memiliki keturunan. Di dalam berdoa dengan segala kerendahan hati bukan berarti anda meninggalkan ikhtiar anda dalam segi media (terapi kesuburan), menjaga pola kehidupan anda tinggalkan.
Doa yang dapat membantu anda dalam proses kehamilan dibaca ketika waktu yang tepat, sebagai berikut :
1.    Berdoa dalam keadaan sujud, bisa membaca doa

Doa ini bermakna : Ya Rabbi, karuniakan padaku kekasih dan penolong dari sisi-Mu. Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan.
2.    Perbanyak membaca asmaul husna "ya mushowwir " yang bermakna ; Perupa mahluk yang bernyawa dengan jumlah 100 kali setelah solat wajib atau solat tahajjud.
3.    Surat maryam khususnya ayat pertama sampai ke enam yang membantu anda dalam mempercepat kehamilan, anda bisa membacanya sehabis solat wajib secara rutin.
Maryam surat
Surat ke 19 : 98, ayat 1-6
Dengan menyebut nama allah yang maha pemurah lagi maha penyayang
Kisah Nabi Zakaria a.s dan Nabi Yahya a.s , sebab Zakaria berdoa memohon keturunan.

a.  Kaaf haa yaa ain shaad



b.  (yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat tuhan kamu kepada hamba-Nya zakaria.



c.  yaitu tatkala berdoa kepada tuhannya dengan suara yang lembut

d.  Ia berkata "Ya tuhanku sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya tuhanku

e.  Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalanku sedang istriku adalah seorang yang mandul maka anugerahilah aku dari sisi engkau seorang putra

f.  Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya;qub dan jadikanlah ia, ya tuhanku seorang yang diridhai.

4.    Anda dapat melakukan solat hajat dengan maksud untuk mempercepat kehamilan, lakukan secara rutin kemudian diakhiri dengan membaca istigfar 71 kali ketika sujud dan lanjutkan dengan doa “Allahummarzuqni waladan liusammihi bismi nabiyyika muhammad sholallohu alaihi wa alaihi” yang memiliki arti “ya allah karuniakan kepada keturunanku agar aku dapat menemaninya dengan nama Nabi Muhammad SAW.”
5.    Perbanyak membaca tasbih dalam keadaan badan bersih dan memiliki wudhu, tasbih sebanyak 70 kali, kemudian istigfar 10 kali pada siang dan sore hari, diakhiri dengan tasbih sebanyak  9 kali kemudian sempuurnakan dengan istigfar 1 kali.
6.    Anda dapat membaca doa al furqan : 74 : "rabbana hablana min azwajiina wa zurriyatina qurrata a'yunin, waj'alna lil muttaqiina imaama "
mengandung arti anugerahkan kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikan kami imam bagi orang yang bertakwa.


·        --------------------------
Keputihan parah & membandel, miss v
berlendir, miss V kurang rapat,
hubungan pasutri hambar/ kurang
harmonis, kena miom, kista, miss v
berbau & gatal, nyeri saat haid, haid
kurang lancar,ingin cegah kanker
serviks? ingin segera punya
momongan? Crystal X solusinya!

Untuk konsultasi dan pemesanan Crystal X bisa hubungi via BBM 521AC82F atau via SMS/Telp/WA 081 226 930 575.